GAP merupakan fenomena candlestick yang menciptakan suatu celah atau menyebabkan selisih antara penutupan harga sebelumnya dengan pembukaan harga berikutnya. GAP terjadi karena tidak adanya transaksi pada level harga tersebut.
GAP dapat terjadi ketika tidak terdapat transaksi pada level harga tertentu selama periode antara penutupan dan pembukaan market. Fenomena ini dapat terjadi pada berbagai instrumen, seperti Forex, Komoditas, maupun Index.
Contoh GAP di GOLD
Contoh GAP di INDEX
Contoh GAP FOREX
GAP pada Index Asia
- Pada perdagangan Index Asia, GAP dapat terjadi ketika market dibuka kembali setelah periode penutupan atau istirahat sesi. Pergerakan harga saat pembukaan dapat berbeda dari harga penutupan sebelumnya karena adanya perubahan kondisi pasar selama market tidak aktif.
- Pada saat market index tutup atau memasuki istirahat sesi, seluruh limit dan pending order akan dibatalkan (cancel), sedangkan posisi terbuka nasabah akan dikenakan Pasangan GAP oleh sistem.
Perubahan Ketentuan GAP di MIFX
Sebelumnya, terdapat mekanisme Open GAP yang diterapkan pada produk Index Asia untuk mengantisipasi volatilitas harga saat market dibuka. Mekanisme tersebut membedakan GAP berdasarkan sesi perdagangan, antara lain:
- Open GAP ISJ: berdasarkan selisih harga closing sesi II dengan harga open sesi I.
- Open GAP Sesi ISJ: berdasarkan selisih harga closing sesi I dengan harga open sesi II.
- Open GAP ISH: berdasarkan selisih harga closing sesi III dengan harga open sesi I.
- Open GAP Sesi ISH: berdasarkan selisih harga closing sesi I dengan harga open sesi II, serta selisih harga closing sesi II dengan harga open sesi III.
Sebelumnya, terdapat mekanisme Open GAP yang diterapkan pada produk Index Asia untuk mengantisipasi volatilitas harga saat market dibuka. Mekanisme tersebut membedakan GAP berdasarkan sesi perdagangan, antara lain:
- Open GAP ISJ: berdasarkan selisih harga closing sesi II dengan harga open sesi I.
- Open GAP Sesi ISJ: berdasarkan selisih harga closing sesi I dengan harga open sesi II.
- Open GAP ISH: berdasarkan selisih harga closing sesi III dengan harga open sesi I.
- Open GAP Sesi ISH: berdasarkan selisih harga closing sesi I dengan harga open sesi II, serta selisih harga closing sesi II dengan harga open sesi III.
Namun, saat ini MIFX sudah tidak menerapkan ketentuan pemasangan Open GAP pada produk Index Asia. Dengan demikian, tidak terdapat lagi batasan Open GAP sebesar 300 point untuk GAP overnight maupun 150 point untuk GAP antar sesi seperti pada ketentuan sebelumnya.
Penting :
|